tilawah-alquran

Tilawah Alquran: Seni Membaca Alquran

Tilawah Alquran merupakan bagian yang penting bagi sekalian umat Islam.

Mengapa? Karena, membaca alquran diwajibkan untuk mematuhi aturan tajwid yang ada.

Tilawah alquran hampir serupa dengan tartil Alquran, hanya saja susunan lagu yang dimainkan berbeda.

Perbedaan Tilawah Alquran dan Tartil

Tilawah dan tartil itu pembahasan yang berbeda.

Keduanya adalah metode membaca Alquran dengan irama.

Keduanya pula punya cara dan tehnik yang berbeda.

Ada padanan nada atau irama yang menjadi pembeda antara keduanya.

1. Tartil

Bacaan tartil identik lebih cepat dari pada tilawah.

Tartil dibaca dengan waktu yang cepat.

Sedangkan tilawah, dibutuhkan waktu yang sedikit lebih lama dibandingkan dengan tartil.

Tartil juga umumnya memiliki 3 tingkatan irama dalam membacanya.

Biasanya, orang-orang mengenal dengan istilah irama dasar, sedang, dan tinggi.

Sebagai contoh, dengarkanlah nada berikut ini:

2. Tilawah

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tilawah membutuhkan waktu yang cukup dan sedikit lebih lama dibandingkan dengan tartil.

Itu karena dalam tilawah, menggunakan irama sebanya 7 tingkatan.

Masing-masing lagu, juga memiliki tingkatan nadanya tersendiri.

Sebagai contoh dasar, irama bayati. Umumnya, bisa menggunakan 5-6 tingkatan nada.

Mulai dari Qoror, Nawa, dan lain sebagainya. Lihatlah halaman tentang belajar lagu tilawah yang sudah saya sediakan.

Contoh Tilawah Alquran

Sebagai contoh, mungkin sedikit tidak mungkin untuk dituliskan, karena ini berkaitan nada.

Sebagai panduan contoh lagu tilawah, lihatlah video di bawah ini.

Terimakasih telah membuka halaman ini.

Lihatlah halaman kami yang berkaitan:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *