Syarat-Syarat Orang Bersumpah Menurut Islam

Sumpah, memang sering sekali kita dengar. Bahkan, yang lebih dahsyatnya lagi ada pula yang memberi nama Sumpah Poc*ng (disensor) dan sumpah-sumpah lainnya. Bila kita kilas balik, saat usia masih kecil dulu atau sebelum aqil baligh, mungkin kita pernah mengucapkan sumpah akan sesuatu hal. Namun, terkadang ada yang sumpah itu dalam hal sepele saja, atau ada juga yang bersumpah untuk hal atau permasalahan yang besar.

Adapula sumpah yang kita ucapkan itu tidak disengaja, atau bahkan ada yang secara sengaja. Tanpa kita sadari, kita sendiri bila dihadapkan dengan pertanyaan tentang apa saja syarat orang yang bersumpah sehingga sumpah itu benar-benar menurut Islam? Berikut ini akan dipaparkan mengenai hal di atas, tentang orang bersumpah dalam Islam dan syarat-syarat orang bersumpah. Tulisan ini penulis rincikan melalui sumber sebuah buku pelajaran tingkat Madrasah aliyah, yang pada beberapa waktu lalu penulis mengingat kembali dan mencoba menuliskannya berdasarkan referensi buku pelajaran yang dimaksud. Simak penjelasannya di bawah ini.

Sumpah Yang Terucap Tanpa Disengaja

Penulis sendiri menyadari bahwa yang namanya bersumpah, mungkin saja dilakukan bila emosi kita tidak stabil. Mungkin di saat anda marah, maka tanpa anda sadari akan terucap sumpah akan suatu hal. Namun, dari beberapa informasi yang admin dapatkan, bahwa sumpah yang diucapkan bilamana itu tidak diinginkan atau tidak dalam keadaan sadar, maka sumpah itu tidak berlaku (Referensinya nanti akan di update, admin lupa mencatatnya kemarin).

Sumpah Yang Diucapkan Dengan Disengaja

Terkadang ada suatu hal yang membutuhkan sebuah persumpahan. Biasanya hal ini diperlukan untuk persoalan yang lebih serius. Ambil saja satu contoh misalnya, bersumpah untuk suatu kesaksian. Maksudnya, kita sebagai saksi atas suatu peristiwa yang diperkarakan, maka persumpahan itu diperlukan untuk melindungi argumen kita. Nah, boleh-boleh saja yang demikian itu dilakukan. Namun harus tetap digaris bawahi, bahwa pengucapan sumpah itu merupakan suatu perjanjian yang sangat serius. Jangan sampai, memberikan kesaksian palsu dihadapan Allah. Maksudnya, bersumpah kepada manusia, sama saja dengan bersaksi kepada Allah akan suatu hal. Pandai-pandailah menyikapi hal ini.

Syarat-syarat Orang Yang Bersumpah

Sumpah itu tidak serta merta dilakukan begitu saja. Ada juga syarat-syarat tertentu yang harus dipathui dalam bersumpah. Ada sekurang-kurangnya 3 syarat yang harus dimiliki oleh orang yang bersumpah, antara lain yaitu:

Mukallaf atau Orang yang Sudah Aqil Balik

Usia tentu menjadi patokan dalam hal persumpahan ini. Pernahkan anda melihat anak kecil bersumpah? Dalam hal permainan saja, kata “sumpah” itu sering terucap oleh anak-anak. Nah, dalam konteks ini, sumpah yang dilakukan bagi orang yang masih kecil, tentu tidaklah termasuk dari syarat sumpah. Artinya, sumpah yang diucapkannya itu tidaklah berarti. Namun, tetap pantau anak-anak kita untuk tidak mengucapkan kata sumpah itu disembarang keadaan.
Salah satu syarat sumpah itu adalah orang yang sudah aqil baligh. Jadi, bagi anda yang sudah aqil baligh, sebaiknya menjaga kata sumpah ini agar tidak terucap sembarangan. Ada baiknya, untuk memikirkan matang-matang akan hal ini. Karena, aqil baligh itu merupakan salah satu syarat dalam bersumpah. Semoga kita senantiasa dijadikan sebagai orang yang bersabar.

Tanpa Paksaan dari manapun

Sumpah itu tidak akan berlaku bila seseorang yang menyatakan sumpah itu dikarenakan adanya dorongan dari orang lain atau orang sekelilingnya. Adapun yang menjadi catatan disini, adalah bahwa sumpah itu haruslah didorong oleh kemauan sendiri dan keinginan sendiri untuk bersumpah tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.
Walau demikian, memang terlihat jarang sekali orang mau untuk bersumpah bila di dorong dari oranglain. Namun jangan sampai menyepelekan hal ini. Terkadang, keadaan tertentu mendesak kita agar menyatakan sumpah. Misalnya, ada ancaman terhadap diri kita dan kita disuruh untuk bersumpah atau memberi kesaksian. Nah, dari sini harapannya semoga kita dapat melihat bahwa kata sumpah itu sangatlah berbahaya dan sangat rawan.

Disengaja, Bukan Karena Terlanjur

Sumpah itu harus disengaja. Hal ini berkaitan dengan poin ke dua yang dibahas pada bagian sebelumnya yang memberikan penjelasan bahwa sumpah itu tidak ada paksaan dari pihak manapun. Disengaja, artinya yaitu memang diri pribadilah yang menginginkan untuk bersumpah.
Ada yang menjadi nilai pembeda disini, bahwa sumpah itu bukan karena terlanjur. Dari sini dapat kita pahami bahwa sumpah yang disumpahkan karena terlanjur, tentu nilai sumpah itu akan gugur dan syarat sumpah itupun akan hilang. Jadi, bilamana kita mengucapkan sumpah hanya karena terlanjur, maka itu bukan jalan keluar yang baik. Segeralah berpaling.

Syarat-Syarat Orang Bersumpah

Demikian artikel tentang Syarat-syarat Orang Bersumpah Menurut Islam. Semoga dapat memberikan manfaat. Terimakasih telah berkunjung dan bila ada hal yang ingin ditanyakan, jangan sungkan untuk menghubungi saya melalui halaman kontak yang telah disediakan, atau dapat juga melalui kolom komentar di bawah ini.

Tinggalkan komentar