Sekolah Umum dan Sekolah Islam Terpadu

Istilah sekolah umum dan sekolah islam terpadu belakangan ini mulai banyak diperbincangkan.

Beberapa diantara mereka bertanya tentang apa perbedaan diantara keduanya.

Pertanyaan itu nampaknya sederhana, namun sangat tajam.

Tahukah anda tentangnya?

Mari simak penjelasan berikut ini.

Tentang Sekolah Umum

Sekolah umum maksudnya disini adalah sekolah yang sebagaimana biasanya ditemui.

Orang-orang berpendapat bahwa sekolah umum merupakan kategori sekolah yang sering dijumpai seperti sekolah negeri, madrasah, atau sekolah swasta lainnya.

Sekolah umum yang dibahas dalam pembahasan ini tidak hanya terbatas pada tingkatannya saja.

Melainkan pada ketentuannya secara umum, baik itu kurikulumnya, guru dan kompetensinya, media belajarnya, dan lain sebagainya yang berkaitan langsung dengan pembelajaran.

Tentang Sekolah Islam Terpadu

Zaman mulai berkembang. Era teknologi kian hari kian meningkat.

Demikian pula halnya pendidikan. Kian hari, kian mencari jati dirinya.

Pendidikan adalah sektor terpenting dalam perbaikan kualitas manusia.

Sekolah Islam terpadu belakangan ini namanya mulai mencuat dalam lingkup pendidikan.

Tidak hanya lingkup sesamanya, dikalangan masyarakat luas juga nama Islam terpadu ini sudah mulai ramai dibicarakan.

Sebagian dari mereka beranggapan bahwa sekolah Islam terpadu merupakan sekolah kalangan elit.

Nampaknya, deskripsi ini yang menggambarkan bahwa sekolah Islam terpadu itu berbeda dengan sekolah umum.

Tetapi, tidak hanya sebatas itu saja perbedaan yang ada.

Paling tidak, ada lebih banyak lagi perbedaan diantara keduanya, yang nanti akan diulas dalam sub bagian di tulisan ini.

Beberapa Perbedaan Sekolah Umum Dan Sekolah Islam Terpadu

Bagian sebelumnya, telah membahas seputar sekolah umum, dan juga sekolah Islam Terpadu.

Keduanya memiliki ciri dan ke khasan tersendiri.

Maka dari itu, didapatilah beberapa perbedaan diantaranya.

Adapun perbedaan itu akan tertuang dalam bahasan berikut ini.

1. Perbedaan Kurikulum

Sebenarnya, kurikulum pendidikan di Indonesia mengacu pada satu bentuk kurikulum yang sudah ditetapkan oleh pemerinya.

Seluruh sekolah, lembaga yang terdaftar, tentunya diwajibkan untuk mengikuti kurikulum standar nasional yang telah ditentukan itu.

Hal ini adalah suatu kewajiban bagi lembaga mana saja yang melaksanakan pembelajarannya.

Tetapi, ada ruang yang lain disediakan untuk mereka yang ingin mengembangkan kurikulum mereka.

Umumnya, hal ini diberi gelar kurikulum lokal.

Apa artinya lokal?

Bagi pelaksana pendidikan, nampaknya lokal dalam kaitan kurikulum sudah dapat dimengerti.

Lokal disini, maksudnya adalah ke khasan dari atau untuk daerah tertentu.

Misalnya, di daerah kota Sumatera (dominan suku batak), menerapkan kurikulum lokal seperti pelajaran bahasa daerah.

Apakah kedua jenis sekolah ini termasuk antara lokal dan nasional?

Nampaknya, dibutuhkan analisa mendalam tentang itu.

Bisa saja benar, atau bahkan bisa saja tidak. Tetapi, dalam bahasan ini akan lebih baik mengulas tentang jenis keduanya secara umum.

Sebenarnya, kedua jenis lembaga ini tidak sesuai untuk dikatakan perbedaan kurikulum.

Faktanya, keduanya memegang fungsi yang sama, yaitu menjalankan kurikulum nasional.

Hanya saja, dalam sekolah Islam Terpadu, ada beberapa bahan, atau materi khusus yang dikuatkan sebagai bentuk ciri atau ke khasan jenis lembaga ini.

Perlu di catat, bahwa ini hanyalah sebatas tambahan semata untuk memperkaya pengetahuan dan keterampilan peserta didik.

Secara umum, perbedaan kurikulum antara keduanya akan terlihat pada poin berikut ini:

UraianUmumIslam Terpadu
Kurikulum NasionalYaYa
Kurikulum LokalYa (Disesuaikan)Ya
Struktural NasionalYaYa
Struktural LokalTidakYa

Ada muatan lain yang dituliskan dalam tabel di atas, yaitu tentang struktural.

Maksudnya adalah bahwa sekolah mengikuti program terstruktur dari yang ada.

Disini menjadi letak pembeda antara keduanya, dimana sekolah umum memiliki struktur yang umum pula (pemerintah), sedangkan sekolah Islam Terpadu memiliki juga memiliki struktur dalam pemerintah, ditambah dengan struktur lokal mereka dalam jaringan tertentu.

2. Perbedaan Kompetensi Guru

Terang saja bahwa status seorang guru harus meiliki kompetensi tertentu.

Ini karena mereka memegang peranan penting dalam keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.

Logikanya, bahwa guru yang baik membuka kesempatan untuk menciptakan manusia yang berkualitas.

Sedangkan guru yang belum baik, tidak akan menciptakan manusia yang berkualitas.

Demikian halnya dengan kompetensi guru, baik di sekolah umum maupun di sekolah Islam terpadu menganggap hal ini adalah bagian yang penting.

Secara umum, untuk persoalan kompetensi guru kedua jenis sekolah ini mengandung bagian yang serupa.

Ini persoalan kompetensi guru di sekolah umum dan sekolah islam terpadu.

JenisUmumIslam Terpadu
PedagogikYaYa
KepribadianYaYa
SosialYaYa
ProfesionalYaYa

Tetapi faktanya, keduanya memiliki susunan yang berbeda dalam persoalan ini.

Peran Sekolah Umum dan Sekolah Islam Terpadu

Secara umum, setiap lembaga pendidikan di tanah air memiliki peran penting dalam pengembangan masyarakat berkualitas.

Pendidikan (sekolah) berperan sebagai tempat mendidik bagi manusia demi mencapai penciptaan manusia yang insan kamil seperti yang dituangkan dalam tujuan pendidikan nasional.

Sekolah umum, berperan sebagai lembaga yang berupaya menciptakan manusia yang insan kamil dalam upaya mencapai tujuan pendidikan nasional yang disebutkan di atas.

Serupa dengan itu, sekolah Islam Terpadu juga memiliki peranan yang sama.

Tetapi, yang menjadi pembeda antara keduanya adalah bahwa sekolah Islam Terpadu memiliki peran khusus dalam menciptakan manusia yang insan kamil itu.

Sekolah Islam Terpadu lebih mendalami persoalan tentang keagamaannya.

Mereka mengedepankan tambahan kurikulum yang menekankan pada nilai-nilai ke-Islaman.

Artinya bahwa ada integrasi disini, antara kurikulum lokal dan kurikulum nasional.

Dengan adanya penekanan ini,maka tentulah dibutuhkan sebuah acuan kurikulum yang juga mendalami tentang penekanan tersebut.

Maka tidak heran, pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar disana lebih mengedepankan persoalan nilai ke-Islaman.

Era modern ini, memungkinkan untuk masyarakat luas mengambil informasi melalui berbagai media terkait tentang pendidikan.

Hal ini memungkinkan bahwa akan mendalamnya pembahasan terkait tentang sekolah umum dan sekolah Islam terpadu.

Perbedaan keduanya tidak jauh berbeda. Adapun diantara mereka, hanya mengedepankan kurikulum lokal yang diintegrasikan dengan kurikulum nasional.

Demikian pembahasan tentang sekolah umum dan sekolah islam terpadu. Semoga dapat bermanfaat.

Tinggalkan komentar