Promosi Sekolah: Panduan Tahun 2020

Promosi sekolah memang sejatinya diperlukan, terutama bagi lembaga yang berdiri dalam bentuk swasta.

Tanpa promosi, dirasa membutuhkan waktu yang panjang bagi masyarakat luas, untuk mengetahui keberadaan suatu lembaga itu.

Oleh karenanya, promosi masih dianggap sebagai hal penting untuk tahun 2020 ini.

Jangan sampai terlewatkan untuk hal ini.

ilustrasi-cara-promosi-sekolah

Mungkin beberapa lembaga sudah mengeri tentang hal ini. Tetapi, mungkin juga bagi sebagian lainnya membutuhkan Guide (panduan) ini.

Oleh karenanya, hal ini dianggap perlu. Beberapa hal yang akan diketahui dalam halaman ini antara lain seperti:

Jadi, mari ikuti penjelasan ini hingga usai.

Pengertian Promosi Sekolah

Seberapa perlu tentang pengertian ini? Tentu saja, masing-masing orang sudah dapat menafsirkannya, dan mendeskripsikannya sendiri sesuai dengan pemahaman mereka.

Pengertian promosi sekolah adalah langkah atau cara yang ditempuh untuk memberikan informasi tentang keberadaan sebuah lembaga sekolah.

Oleh karenanya, ini berkaitan dengan cara tertentu, dan masing-masing lembaga memiliki strategi promosi sekolah sendiri.

Jika satu lembaga melakukan satu cara dan berhasil, bukan berarti itu dapat berlaku untuk lembaga lainnya.

Terkadang, hal ini harus didasari dengan memandang lingkup yang ada.

Promosi sekolah, diyakini sebagai langkah yang efektif untuk menyampaikan informasi tentang keberadaan lembaga.

Tentu saja, ini sedikit melenceng dengan mengadopsi strategi marketing untuk melakukannya.

Pada dasarnya, promosi dimaksudkan untuk menyampaikan informasi kepada publik, tentang suatu objek atau produk tertentu (dalam hal ini sekolah).

Demikian hal nya dengan lembaga sekolah, yang juga membutuhkan kesempatan untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat luas tentang keberadaan lembaga itu.

Bagaimana caranya?

Bukan rahasia lagi, bahwa cara-cara seperti menyebarkan brosur, membuat spanduk, dan lain sebagainya adalah hal yang paling sering ditemui.

Mungkin hingga saat ini, dimana teknologi semakin berkembang, cara semacam ini juga masih tetap ditemui, dan itu bukanlah suatu kesalahan.

Tetapi, ada satu titik dimana hal ini perlu pengembangan, dan saya akan mengulasnya lebih dalam pada bagian selanjutnya.

Mengingat berbagai keadaan itu, maka promosi sekolah hingga kini memang masih diperlukan adanya, terlebih lagi bilamana ia sebuah lembaga yang baru saja merintis dan terbentuk.

Panduan ini, akan mengantarkan anda tentang bagaimana promosi sekolah yang menarik.

Cara Melakukan Promosi Sekolah

Ini poin penting, dan mungkin ini bagian yang anda tunggu-tunggu.

Sejatinya, tiap-tiap orang memiliki strategi tertentu dalam melakukan promosi sekolah mereka.

Tetapi, tidak ada yang salah bila memandang dan mempertimbangkan hal-hal yang akan saya jelaskan ini.

Menurut saya, begini cara promosi sekolah yang baik di zaman digital ini.

1. Menyebarkan Brosur Sekolah

Bukan rahasia lagi, bahwa brosur adalah hal yang paling sering digunakan untuk promosi.

Bahkan tidak hanya sekolah, beberapa lembaga diluar pendidikan juga menggunakan hal ini.

Hal ini masih menggunakan cara kuno, seperti membagikannya kepada orang yang ditemui, membagikannya di tempat keramaian, dan lain sebagainya.

Tetapi, cara ini masih sangat efektif untuk itu. Itu karena brosur memenuhi standar untuk sebuah penyampaian informasi.

Mungkin disana terdapat deskripsi tentang suatu lembaga, visi, misi, tujuan, serta gambar-gambar yang dapat memikat.

Oleh karena itu, menyebarkan brosur adalah cara promosi sekolah yang tidak dapat ditinggalkan.

2. Membuat Poster dan Spanduk Sekolah

Cara promosi sekolah selanjutnya adalah membuat atau menyebarkan poster dan spanduk.

Poster dan Spanduk adalah salah satu bagian yang tidak dapat ditinggalkan dalam melakukan promosi sekolah.

Ini karena sifatnya lebih fleksibel, dimana orang-orang dapat melihatnya dengan jelas, dan biasanya dipasang dalam bentuk yang lebih besar.

Poster, akan lebih ringan dalam hal pembiayaan. Ini karena ia, berada di tempat umum, dan tidak harus dimiliki setiap orang.

Tetapi, paling tidak mereka mengetahui tentang poster tersebut, dan mendapatkan informasi darinya.

Sama halnya dengan spanduk, tetapi ini lebih besar lagi. Dikatakan lebih besar, ini karena bentuknya yang tentunya ukuran yang lebih besar bila dibandingkan dari poster.

Karena bentuknya yang lebih besar, memungkinkan untuk orang dalam skala besar juga dapat melihat itu.

Umumnya, spanduk ditempatkan pada lalu lintas, dimana banyak orang yang melintas disana.

Bayangkan seberapa banyak orang melintas disana, dan seberapa pasang mata melihat spanduk itu.

Ini menjadi sesuatu yang bernilai untuk promosi sekolah.

Cara promosi sekolah dengan model cemacam ini memang sudah sering ditemui. Bahkan hingga era modern ini, cara seperti ini juga masih tetap digunakan banyak lembaga.

3. Mempromosikan Sekolah Dalam Suatu Kegiatan Tertentu

Cara promosi sekolah selanjutnya adalah dengan mengikuti kegiatan tertentu.

Ini dapat seperti pengajian, perkumpulan, organisasi, kegiatan masyarakat, dan lain sebagainya.

Tetapi, ini tidaklah mudah. Karena pada umumnya, kegiatan itu akan terkordinir dengan baik.

Salah satu cara untuk dapat mencapai tempat ini adalah dengan bercampur dengan mereka. Ini dapat seperti memberikan bentuk dukungan, atau sponsor, atau bantuan terhadap kegiatan yang dilangsungkan.

Saya akan memberikan sebuah contoh untuk ini.

Di suatu daerah, ada kegiatan perayaan yang dilaksanakan suatu organisasi tertentu. Dalam melakukan kegiatan, tentunya mereka membutuhkan dana, dan anggaplah kegiatan ini dapat berlangsung dengan dana mereka.

Dinamakan kegiatan, sudah pasti mendatangkan banyak orang untuk berkumpul, dan keadaan ini sebenarnya hal yang paling dinanti untuk melakukan promosi sekolah.

Mengapa tidak mengambil kesempatan itu?

Bukan hal yang aneh, bila mereka melarang itu. Dan sebenanya, masuk tanpa izin adalah kesalahan besar dalam hal berorganisasi.

Maka dari itu, lembaga dapat mengusulkan untuk berkolaborasi, atau bekerja sama dalam menyukseskan acara tersebut.

Bila itu bentuk kolaborasi, banyak hal yang dapat dimuat disana. Seperti memberi dukungan materil, atau dukungan pengadaan alat pendukung, atau lain sebagainya yang memberi arti untuk kegiatan itu.

Its fine. Bila berhasil, maka lembaga akan mendapat kesempatan untuk melakukan promosi.

Mungkin cara promosi sekolah bagian ini sedikit rumit. Itu karena kita diikat oleh aturan tertentu. Tetapi, tetap saja ini mengandung nilai positif dan mungkin dapat dipertimbangkan.

4. Beriklan di Internet

Setahun sebelum tulisan ini diterbitkan, saya belum melihat lembaga lokal melakukan ini.

Entah apa yang terjadi, seolah dunia teknologi diabaikan begitu saja untuk aspek pendidikan.

Mungkin, anda bisa sedikit menyampaikan cerita kepada saya, tentang iklan apa yang anda lihat di sosial media seperti facebook, instagram, atau bahkan di website yang ada di google.

Itu paling mudah untuk ditemui.

Salah satu contohnya, anggap saya sebagai seorang penjual nasi bungkus. Dan saya membuat dagangan saya, muncul dalam aplikasi pembelian makanan online. Berapa banyak orang yang menggunakan aplikasi itu? Berapa orang juga yang akan melihat iklan dagangan saya?

Baiklah. Mungkin aplikasi sedikit bersifat inten, dan hanya orang-orang tertentu atau yang membutuhkan saja yang memilikinya.

Saya ingin mengajak anda untuk membuka facebook anda sekarang.

“Boooom…” Lihatlah disana beberapa iklan yang muncul. Jika anda membuka dengan menggunakan Komputer/laptop, itu akan terlihat di sudut sidebar tampilan facebook.

Waw.. Ini menakjubkan. Saya tidak ingin bercerita kepada anda tentang seberapa banyak orang menggunakan layanan facebook. Mungkin anda salah satu diantara mereka.

Anda dapat berasumsi sendiri tentang hal ini.

Intinya, saya ingin mengajak untuk lembaga juga turut andil memanfaatkan sosial media yang ada.

Satu tahun belakangan, saya tidak melihat hal ini disana.

Mungkin di masa digital ini, cara promosi sekolah bagian ini dapat dipertimbangkan.

5. Menampilkan Sekolah di Google

Mungkin ini bagian yang sedikit spesifik, dimana membutuhkan suatu keahlian khusus dibidangnya.

Mungkin asing bagi anda untuk istilah “SEO”.

Sederhananya, ilmu SEO adalah bagaimana menciptakan halaman artikel di Google, dan itu dilihat banyak orang.

Anda akan dapat mengerti persoalan ini, saat anda menemukan artikel ini di Google.

Anda mencari tentang promosi sekolah, dan anda menemukan artikel saya disana.

Bagaimana itu bisa muncul disana?

Mari kembalikan keadaan ini untuk lembaga anda. Seseorang sedang mencari sesuatu, lalu menemukan lembaga anda disana.

Saya tidak dapat membayangkan, betapa menariknya hal itu untuk pengunjung google. Mereka akan melihat tulisan anda, melihat daftar penting lembaga anda, guru yang ada, fasilitas sekolah, visi misi, tujuan lembaga, dokumentasi, dan lain sebagainya.

Dan satu hal terpenting, hal ini tidak membutuhkan biaya apapun. Anda tidak perlu mencetak brosur, spanduk, poster, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Mungkin, anda hanya perlu membayar biaya optimasi saja, unguk memunculkan artikel anda di Google.

Ini akan lebih mudah, dengan menggunakan website sekolah. Jadi, disini letak fungsi dari website sekolah itu.

Mungkin, cara promosi sekolah yang satu ini dapat dipertimbangkan.

Manfaat Promosi Sekolah

Saya tidak ingin bercerita panjang lebar disini, karena memang hal ini adalah hal yang penting untuk mengembangkan sekolah.

Tidak terbayangkan bila lembaga tanpa menerapkan promosi sekolah, kecuali mereka sudah begitu dikenal masyarakat.

Tetapi, untuk melengkapi halaman ini, dirasa perlu disampaikan kepada anda tentang manfaat promosi sekolah.

Itu terlihat seperti:

  • Mengenalkan lembaga kepada masyarakat luas,
  • Membuktikan kepedulian terhadap masyarakat,
  • Memungkinkan untuk pertimbangan masyarakat untuk bergabung ke lembaga,
  • Mendapat predikat tertentu dari masyarakat, sebagai penilaian,
  • Langkah untuk berinovasi di masa mendatang

Dari beberapa manfaat promosi sekolah di atas, dirasa hal itu sangatlah umum.

Sebagai hal yang paling mendasar, promosi sekolah dimaksudkan agar kiranya mendapatkan inovasi untuk diterapkan di tahun berikutnya.

Ini adalah sesuatu yang penting, untuk menilai diri sendiri (lembaga) untuk menciptakan lembaga pendidikan yang berkualitas.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *