Latar Belakang Masalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas)

Latar belakang masalah PTK adalah hal induk dari setiap hasil karya dari penelitian tindakan kelas atau yang kerap disebut sebagai PTK.

Setiap penelitian membutuhkan sebuah latar belakang demi menciptakan esensi runtut dalam kajian yang dibahas dalam sebuah karya ilmiah.

Tanpa adanya latar belakang, maka sebuah hasil karya itu dinilai tidak runtut dan dengan demikian pula tidak dapat diterima dari segi logika berpikir logis.

Beberapa hal terkait tentang latar belakang penelitian tindakan kelas ini, akan diuraikan secara jelas pada penjelasan di bawah ini.

Pengertian Latar Belakang Penelitian

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa latar belakang adalah pokok dari sebuah pemikiran hasil karya.

Tanpanya, sebuah penelitian itu tentu tidak bernilai.

Latar belakang adalah sebuah observasi yang dibuat dalam bentuk deskripsi tentang kondisi lapangan tertentu, yang mengarah pada sebuah permasalahan.

Latar belakang menggambarkan tentang hasil dari identifikasi (walau dibedakan dalam penjabaran).

Artinya, latar belakang itu mendeskripsikan secara jelas dan rinci tentang identifikasi yang dihasilkan dari observasi lapangan sehingga dinilai masuk akal.

Membuat Latar Belakang Masalah PTK

Bagaimana membuat latar belakang untuk penelitian ptk?

Seperti yang kita kenal, bahwa ptk adalah penelitian tindakan kelas yang dalam hal ini lebih khusus dalam lingkup kelas.

Membuat latar belakang dalam penelitian tindakan kelas ini, memerlukan beberapa pemahaman yang akan diuraikan dalam bagian di bawah ini:

Membuat Latar Belakang masalah PTK dapat mengikuti beberapa tips berikut ini:

Waktu yang dibutuhkan 7 hari, 1 jam, dan 59 menit

Observasi

Seperti umumnya sebuah penelitian, tentu saja membutuhkan observasi sebagai langkah awal sebelum melakukan penelitian.

Observasi adalah hal yang mutlak untuk dilakukan. Ini akan membuat opini bahwa penelitian yang akan dijalankan itu benar-benar berguna.

Observasi disini dapat berupa pengamatan secara langsung di lokasi target penelitian.

Observasi maksudnya adalah melihat kondisi di lapangan, lalu kemudian mencatat hal yang menjadi permasalahan, yang akan diangkat menjadi topik bahasan penelitian.

Rangkum Identifikasi Masalah

Sebelumnya, peneliti sudah melihat kondisi lapangan, dan mengetahui apa saja yang menjadi masalah dalam penelitian.

Langkah selanjutnya yaitu merangkumnya menjadi sebuah hasil identifikasi.

Identifikasi disini maksudnya adalah menuliskan berupa poin-poin tentang kesalahan apa saja yang terjadi di lokasi penelitian.

Umumnya, hasil identifikasi akan terlihat bebas (apapun yang terjadi di lokasi, tetap dituliskan).

Jumlah poin yang dituliskanpun biasanya lebih banyak. Ini akan membuat lebih jelas tentang fokus apa yang akan diteliti.

Merumuskan Masalah

Sebenarnya merumuskan masalah ada dalam pembahasan yang lainnya. Namun, tetap saja kedua hal ini saling berkaitan.

Setelah melakukan identifikasi dan menemukan banyak kesalahan yang terjadi di lapangan, maka selanjutnya adalah mengkategorikan masing-masing identifikasi itu.

Karena jumlahnya banyak, maka sesuaikan dengan kategori tertentu.

Kemudian dari sini akan terlihat bagian yang mungkin diangkat menjadi persoalan dalam membuat Latar Belakang Masalah penelitian.

Deskripsikan Dengan Kaitan Teori

Terang saja masalah dalam penelitian haruslah ada teori yang mendukungnya.

Peneliti dapat melihat-lihat tentang teori sebelumnya yang memiliki keterkaitan dengan objek yang akan diteliti.

Jangan sampai, masalah yang diangkat adalah persoalan yang tidak ada ditemui teori yang membahasnya. Justru ini semakin menyulitkan peneliti untuk menjadi teori relevan, dan tidak ada pendukungnya.

Setiap hasil karya ilmiah membutuhkan sebuah referensi sebagai pendukung untuk memperkuat pembahasan. Maka dari itu, carilah referensi yang relefan yang mendukung itu.

Setelah melewati beberapa langkah di atas, maka latar belakang masalah penelitian tindakan kelas ini dapat terselesaikan.

Yang perlu dilakukan selanjutnya adalah menyusunnya, mendeskripsikannya, melengkapinya dengan teori yang sudah pernah ada sebagai pendukung atau penguat dalam pembahasannya.

Contoh Latar Belakang Masalah PTK

Banyak memang contoh latar belakang yang dapat dilihat di internet.

Tidak hanya itu, peneliti juga dapat melihat hasil karya lainnya sebagai rujukan dalam membuat latar belakang ini.

Tetapi, paling tidak latar belakang ini benar-benar masuk akal dan pembahasannya runtut.

Ini adalah poin penting yang perlu dilahirkan dalam latar belakang masalah. Sebab, latar belakang masalah adalah kunci dasar dalam membuat sebuah hasil penelitian.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *