Kurikulum Pendidikan Islam: Sebuah Landasan Teoritis

Pendidikan memegang peranan penting bagi kehidupan manusia. Kurikulum pendidikan Islam adalah salah satu wujud dalam mencapai kemakmuran pendidikan Islam.

Kurikulum pendidikan, seperti yang telah dijelaskan pada halaman sebelumnya, menerangkan betapa pentingnya keberadaannya dalam penyelenggaraan sekolah.

Tanpa sebuah kurikulum yang baik dan memadai, tentu saja tujuan pendidikan itu tidak akan terarah. Bila hal ini terjadi, bagaimana untuk menciptakan lembaga dan manusia yang berkualitas?

Mengingat bahwa pembahasan ini merupakan bagian yang penting bagi keberlangsungan pendidikan Islam, maka kali ini akan dijabarkan secara lebih rinci.


Pengertian Kurikulum Pendidikan Islam

Bila di halaman sebelumnya kita sudah membicarakan persoalan kurikulum pendidikan secara umum, maka dalam bahasan ini sifatnya lebih spesifik.

Dalam bahasan ini, akan dijelaskan kurikulum pendidikan terkhusus untuk pendidikan Islam.

Hal yang menjadi fokus dalam kajian ini adalah tentang apa itu pengertian kurikulum pendidikan Islam.

Kurikulum pendidikan Islam, sejatinya hampir menyerupai makna dari kurikulum pendidikan secara umum. Hanya saja, dalam hal ini bersifat lebih spesifik, yaitu terkait tentang Islam.

Jadi, kurikulum pendidikan Islam itu adalah kurikulum yang memuat nilai-nilai ke Islaman dalam kegiatan belajar mengajarnya.


Tujuan Kurikulum Pendidikan Islam

Tentu saja, apapun itu halnya, pasti memiliki tujuan tertentu. Kurikulum pendidikan Islam, pastinya memiliki tujuan tertentu.

Pada penjelasan sebelumnya, juga sudah di jelaskan bahwa kurikulum pendidikan bertujuan untuk membantu keberlangsungan pendidikan yang lebih terarah demi mencapai tujuan pendidikan itu sendiri.

Demikian pula halnya dengan kurikulum pendidikan Islam ini. Tentu saja memiliki tujuan untuk membantu pencapaian tujuan pendidikan Islam.

Defenisi itu, nampaknya sangatlah luas. Adapun tujuan kurikulum pendidikan Islam yang lebih spesifik, dapat melihat poin di bawah ini:

  1. Menciptakan pendidikan Islam yang berkualitas.
  2. Mencapai tujuan pendidikan Islam.
  3. Menciptakan manusia yang insan kamil.
  4. Mengembangkan potensi manusia dengan nilai-nilai ke Islaman.

Keempat poin di atas, merupakan bagian tujuan kurikulum pendidikan dalam Islam itu sendiri. Melihat dari berbagai uraian di atas, terlihatlah bahwa kurikulum yang dilahirkan untuk pendidikan Islam ini, mengintegrasikan nilai-nilai Islam di dalamnya.


Manfaat Kurikulum Pendidikan Islam

Melihat dari berbagai penjelasan yang telah dijelaskan sebelumnya, sangat terlihat bahwa kurikulum dalam pendidikan Islam ini memberikan banyak manfaat di dalamnya.

Ada beberapa manfaat yang dapat dituangkan menjadi butir-butir poin agar lebih mudah dipahami. Adapun manfaat yang dimaksudkan itu antara lain sebagai berikut.


Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam

Kurikulum memang sejatinya memerlukan sebuah pengembangan. Ini dimaksudkan agar kurikulum yang dibuat itu tidak kuno dan senantiasa mengikuti perkembangan zaman.

Demikian pula halnya dengan kurikulum dalam pendidikan Islam, tentu saja membutuhkan sebuah pengembangan.

Dalam mengembangkan kurikulum pendidikan Islam ini, tentu memerlukan perhatian khusus dan tidak dapat dilakukan dengan sembarangan.

Ada beberapa kiat yang menjadi perhatian disini, diantaranya yaitu:

  1. Memperhatikan kiat-kiat yang penting padanya.
  2. Memperhatikan falsafah kurikulum pendidikan.
  3. Memperhatikan asas-asas pengembangan kurikulum.

Dengan memperhatikan berbagai hal itu, maka pengembangan kurikulum memiliki dasar yang kuat untuknya. Perhatikanlah berbagai hal itu, sebelum memutuskan untuk mengembangkannya.

Dengan melakukan pengembangan kurikulum, diharapkan akan melahirkan sesuatu yang baru dalam upaya menyesuaikan dengan situasi dan kondisi zaman.

Ini sangat penting untuk diperhatikan dalam pengembangan kurikulum Islam.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *