Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah

Apa yang dimaksud dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah?

Tahukah anda tentang itu?

Tentu saja. Untuk mendeskripsikannya bukan perkara yang sulit.

Ini karena penggunaan kata yang umum dan mudah dipahami.

Baiklah. Mari mengulas lebih jauh lagi tentang itu.

Pengertian Kegiatan Belajar Mengajar

Sederhana sekali, bila mendeskripsikan pengertian dari kegiatan belajar mengajar ini.

Ini biasanya disingkat sebagai KBM.

KBM adalah suatu kegiatan dimana terdapat pendidik dan terdidik yang melangsungkan pembelajaran pada materi ajar tertentu.

Dari sini, definisi ini dirasa cukup untuk menggambarkan pengertian KBM.

Prinsip Kegiatan Belajar Mengajar

Prinsip dari kegiatan KBM di sekolah ini, tidak terlepas dari prinsip yang tertera dalam kegiatan mengajar.

Ini bagian daripadanya.

Ada setidaknya 4 prinsip yang menjadi prinsip KBM ini, antara lain sebagai berikut:

1. Prinsip Kesiapan

Melaksanakan kegiatan KBM tentu saja membutuhkan kesiapan, baik dalam diri pelajar dan juga pengajar itu sendiri.

KBM membutuhkan peranan penting bagi pengajar, karena ialah sebagai pemegang kunci dari keberhasilan proses KBM.

Kesiapan seperti rencana pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hingga pada evaluasi perlu menjadi pertimbangan.

Hal ini merupakan prinsip dari KBM, yang harus dimengerti demi proses KBM yang didambakan.

2. Prinsip Asosiasi

Prinsip ini lebih dibebankan kepada pelajar. Pada prinsipnya, dibutuhkan sebuah pembelajaran yang dapat dimengerti oleh peserta didiknya.

Asosiasi maksudnya adalah bahwa pembelajaran yang diberikan itu, dapat dimengerti dan dapat dihubungkannya dengan kehidupannya sehari-hari.

Prinsip ini harus menjadi pertimbangan bagi guru dalam menentukan topik atau kajian pembelajaran tertentu.

3. Prinsip Latihan

Sebuah kegiatan atau proses belajar tentu membutuhkan sebuah latihan, apapun pembelajaran itu.

Latihan akan melihat sejauh mana proses belajar yang dilewatinya, dan akan menyimpulkan suatu hasil tertentu untuk menentukan langkah lebih lanjut tentang itu.

Ini dikatakan sebagai evaluasi, dimana guru mengukur, menilai, dan membuat evaluasi terhadap siswa mereka.

4. Prinsip Efek

Efek disini berarti akibat. Jadi, dalam setiap kegiatan belajar mengajar itu haruslah mendatangkan akibat.

Tentu saja, dalam bagian ini menceritakan hal perubahan yang positif.

Pada dasarnya, belajar adalah proses perubahan tingkah laku.

Maka dalam kegiatan KBM ini, harus memandang prinsip efek dari setiap kegiatan yang diterapkan.

Misalnya, materi pembelajaran akhlak. Haruslah dapat merubah perilaku (akhlak) siswa menjadi lebih baik lagi.

Pengelolaan Kegiatan Belajar Mengajar

Bagaimana mengelola kegiatan belajar mengajar yang baik?

Keseluruhannya ini akan terjawab, semasa sang pengajar berada dalam praktik langsung.

Melihat berbagai kemungkinan yang terjadi, dan mengamati faktor pendukung dan penghambat dari jalannya kegiatan KBM di sekolah ini.

KBM identik dengan kelas, dan kelas bukan hanya berarti ruang.

Dalam penelitian tindakan kelas, dijelaskan bahwa kelas yang dimaksudkan itu tidak hanya terbatas pada ruang, tetapi lebih mengacu pada kelompok belajar tertentu.

Bagaimana pengelolaannya?

Banyak hal yang dapat dilakukan disini. Tentunya, memandang dari keadaan Reel di lokasi.

Misalnya dengan menggunakan sistem tempat duduk, lokasi papan tulis (white board), dan lain sebagainya.

Keseluruhannya itu dikembalikan pada pengajar di kelas tersebut.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *